Berita

Halaman ini berisi tentang Berita Pendidikan, Berita Sekolah, Info Akademik, dan Artikel Guru/Siswa

Siswa SMKN 4 Depok Ikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat di STPI Curug

Jumat, 6 September 2019, bertempat di Hangar 01 Teknik Pesawat Udara Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Kepala Pusat PPM mewakili Ketua STPI menutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat Type Revitalisasi SMK Tahun 2019. Sebanyak 100 orang siswa dari 9 SMK Penerbangan di berbagai wilayah di Indonesia mengikuti 4 pelatihan, yaitu 25 orang mengikuti Pelatihan Sheet Metal Repair, 25 orang mengikuti Aircraft Electrical Fundamental, dan 50 orang mengikuti Pelatihan Aircraft Painting. Pelatihan ini diberikan selama 40 jam dari tanggal 2 - 6 September 2019. SMK Negeri 4 Depok sendiri mengirim perwakilan sebanyak 10 siswa yang berada di kelas Aircraft Painting.

Ini merupakan pelatihan lanjutan dimana pada bulan Agustus lalu diselenggarakan di SMK Negeri 29 Jakarta. Ketika itu, sebanyak kurang lebih 30 siswa SMK Negeri 4 Depok mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat tentang Human Factor dan Safety Management System oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) pada 12 - 16 Agustus 2019.

dalam rangka melaksanakan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Menaikkan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Pelatihan lebih banyak bersifat praktikum dimana peserta langsung bersentuhan dengan peralatan dan bahan-bahan yang digunakan di industri nantinya.

Dalam sambutannya Kepala STPI berkomitmen untuk membantu meningkatkan kompetensi baik siswa maupun guru SMK Penerbangan di Seluruh Indonesia. Telah lebih dari 2000 siswa SMK Penerbangan telah merasakan manfaat Diklat Pemberdayaan Masyarakat STPI Curug. Hal ini merupakan bentuk komitmen nyata kerjasama antara STPI Curug dengan Forum Komunikasi SMK Penerbangan Indonesia (FKSMKPI).

Pelatihan yang dilaksanakan oleh STPI ini dirasakan sangat bermanfaat menambah kompetensi siswa SMK Penerbangan, apalagi Pelatihan ini bersertifikat dan dikeluarkan oleh STPI dimana telah dikenal di Industri Penerbangan Indonesia, demikian disampaikan salah satu peserta pelatihan Aircraft Painting dari SMKN 4 Depok.

Lebih lanjut Sekjen FKSMKPI, Fanny Desiyanto mengucapkan terima kasih kepada STPI Curug, Pusbang SDM Perhubungan Udara, BPSDM Perhubungan yang telah berkontribusi dalam peningkatan SDM SMK Penerbangan. Ia berharap kerjasama tidak berhenti pada pelaksanaan DPM saja, tapi jangka panjang Kementerian Perhubungan dapat turut mengurai permasalahan yang dihadapi SMK Penerbangan di Indonesia.

Walikota Kunjungi Dan Beri Motivasi Taruna SMKN 4 Depok

Walikota Depok, Dr. KH. Mohammad Idris, MA semangati taruna-taruni SMK Negeri 4 Penerbangan saat pimpin upacara bendera di lapangan upacara SMK Negeri 4 Penerbangan, Sukatani, Tapos-Depok, Senin (18/2/19) pagi. Hadir mendampingi Walikota Depok, Kadisdik, M. Thamrin, Camat dan lurah se-kecamatan Tapos, Kepala SMK Negeri 4 Penerbangan Depok, Samsuri Asnan. Pada kesempatan itu, Walikota menyampaikan rasa rasa bangganya kepada taruna-taruni yang tengah menimba ilmu di SMK ini. Idris juga menyemangati para taruna lewat cerita seekor anak kerang.

Dikisahkan, Idris. Suatu hari, seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh pada ibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah dan lembek. Sambil bercucuran air mata, si ibu kerang mengatakan, “Anakku, Tuhan tidak memberikan kita bangsa kerang sebuah tangan, sehingga Ibu tak bisa menolongmu. Sakit sekali, aku tahu. Tetapi terimalah itu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi. Kerahkan semangatmu melawan rasa pedih dan sakit yang menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kau perbuat,” kata Ibunya dengan sendu namun lembut.

kepsek walkot

Maka si anak kerang pun melakukan nasihat ibundanya. Dengan air mata ia bertahan bertahun-tahun. Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Makin lama mutiaranya makin besar. Rasa sakit menjadi terasa wajar. Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuh mengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun, lebih berharga daripada seribu ekor kerang lain yang cuma disantap orang sebagai kerang rebus di pinggir jalan.

Dari kisah itu, kata Idris. Begitupun dengan Kehidupan ini. Banyak hal yang membuat kita pedih dan sakit. Tetapi jika kita hitung karunia tuhan satu persatu, jauh lebih banyak daripada rasa sakit yang kita rasakan. Karena itu, lanjut Idris. Kita harus tetap bersyukur, berikhitiar, bersungguh-sungguh dan yakinlah semakin besi itu ditempa, semakin besi itu bisa menjadi energi yang sangat mahal harganya. “Itulah, kira-kira doktrin seorang taruna-taruni SMK N 4 Penerbangan,” tandasnya.“Saya yakin suatu saat ibu-ibu, bapak-bapak kita, bapak guru kita termasuk saya, bangga saat melihat kalian menjadi mutiara-mutiara bangsa ini. Kata kuncinya cuma satu, yaitu. Disiplin,” pungkas Walikota Depok, M. idris.

Upacara diakhiri dengan pelantikan Anggota Resimen tahun ajaran 2018/2019 secara simbolis oleh Kepala Sekolah.

20190218 075552

20190218 083753

 

Sumber : Swara Pendidikan